Ikuti kami di Sosial Media :

Pendidikan

MA. Muhammadiyah Panaikang Bantaeng Bina Karakter & Keilmuan Siswa Melalui Pelatihan Kader Dasar Taruna Melati I

Diterbitkan

pada

Bagikan:

BERITAONLINE.ID – MA. Muhammadiyah Panaikang Kabupaten Bantaeng manfaatkan waktu libur Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2019/2020 dengan pembinaan karakter dan keilmuan siswa melalui Pelatihan Kader Dasar Taruna Melati I (PKD TM I) Ikatan Pelajaran Muhammadiyah (IPM) Ranting MA. Muhammadiyah Panaikang.

Pelatihan yang di buka pada hari Ahad (22/12) lalu ini rencananya akan berlangsung hingga hari Kamis (26/12) nanti. Kegiatan ini merupakan program rutin yang diselenggarakan hampir di setiap libur semester yang bertujuan untuk membentuk karakter siswa dan membekali mereka dengan ilmu dan keterampilan berbicara di depan orang banyak.

“Salah satu hal yang membuat sekolah kami berbeda dari sekolah lain adalah adanya PKD TM I ini yang memang di rancang untuk membina siswa(i) kami mulai dari karakternya, ilmu agama, ilmu umum dan keberanian untuk tampil di depan orang banyak”. Tutur Abd. Salam, S.Pd.I salah seorang pendidik MA. Muhammadiyah Panaikang dan penanggungjawab perkaderan tersebut.

PKD TM I IPM Ranting MA. Muhammadiyah Panaikang

Kegiatan positif ini ternyata di sambut baik oleh siswa(i) MA. Muhammadiyah Panaikang dengan banyaknya peserta yang mengikuti PKD TM I ini. Peserta pelatihan kali ini sangat berbeda dari sebelum-sebelumnya dimana jumlah normal peserta pelatihan yang biasanya berjumlah 10 hingga 20 orang lebih, kini malah membludak menjadi 54 orang peserta. Setelah di konfirmasi kepada Ketua Umum Pimpinan Ranting MA. Muhammadiyah Panaikang (Sasmita) dan Ketua Panitia PKD TM I (Herman Jaya), peserta pelatihan kali ini meningkat drastis karena adanya tambahan peserta dari sekolah-sekolah lain yang mengikuti PKD TM I ini seperti MTs. Muhammadiyah Panaikang yang mana sekolah ini masih satu kompleks dengan MA. Muhammadiyah Panaikang. Selain itu, ada pula peserta dari SMA Negeri 2 Bantaeng, SMK Negeri 1 Bantaeng, MA. Ma’arif Panaikang dan MA. Taqwa Ujung Kabupaten Jeneponto.

Selain peserta yang meningkat drastis, PKD TM I kali ini juga dihadiri oleh pemateri-pemateri handal yang berkompeten di bidang masing-masing salah satunya seorang motivator dan inspirator di kalangan para kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kabupaten Bantaeng yaitu Agusliadi yang juga merupakan alumni Ikatan Pelajar Muhammadiyah. Ditengah kesibukannya sebagai salah seorang Komisioner KPU Kabupaten Bantaeng ia masih menyempatkan diri membawakan materi Konsep Diri dan Visi Misi Hidup di PKD TM I ini.

Kehadiran pemateri-pemateri handal di PKD TM I ini membuat para pengurus Pimpinan Ranting MA. Muhammadiyah Panaikang beserta Panitia sangat berharap PKD TM I kali ini bisa mencapai hasil maksimal sehingga melahirkan generasi-generasi emas untuk ummat dan bangsa.

Lanjutkan Membaca
Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pendidikan

Ikuti Himbauan Pemerintah, MTs Muhammadiyah Ereng-Ereng Kini Terapkan Ujian Madrasah dan Pembelajaran Online

Diterbitkan

pada

Anwar Salam SE - MTs Muhammadiyah Ereng-Ereng
Bagikan:

BERITAONLINE.ID – Indonesia yang kini dilanda wabah Virus Corona mengambil tindakan cepat untuk meliburkan semua instansi termasuk sekolah demi menghindari penyebaran virus Corona yang begitu cepat.

Selain itu, pemerintah juga telah resmi membatalkan Ujian Nasional untuk jenjang SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA yang tertuang dalam surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 4 Tahun 2020 yang dikeluarkan pada tanggal 24 Maret lalu.

Dalam surat tersebut tertuang beberapa penjelasan yang harus dilakukan oleh sekolah ditengah pandemi Corona ini termasuk mekanisme pembelajaran jarak jauh (belajar di rumah) dan pengganti ujian nasional yang ditiadakan.

Rekomendasi Mendikud untuk pembelajaran jarak jauh dan ujian sekolah yang menjadi pengganti ujian nasional dalam surat edaran tersebut salah satunya adalah pembelajaran dan ujian online (daring).

Menyikapi hal tersebut MTs Muhammadiyah Ereng-Ereng Kabupaten Bantaeng tertarik untuk menerapkan pembelajaran online agar dalam proses pembelajaran jarak jauh guru dan siswa tetap berinteraksi meskipun harus berada di rumah masing-masing.

Selain proses pembelajaran, MTs Muhammadiyah Ereng-Ereng juga akan menerapkan ujian madrasah untuk kelas IX secara online yang rencananya akan di mulai pada hari senin (30/03/20) hingga hari Sabtu (04/04/20) mendatang.

Meskipun merupakan hal baru bagi MTs Muhammadiyah Ereng-Ereng namun madrasah tersebut yakin pembelajaran dan ujian madrasah yang diterapkannya ini akan efektif dan efisien. Mengingat hampir semua siswa madrasah tersebut memiliki Smartphone yang bisa digunakan untuk proses pembelajaran dan ujian online.

Untuk keefektifan pembelajaran, MTs Muhammadiyah Ereng-Ereng tidak asal dalam memilih aplikasi sebab waktu dan kuota internet akan terbuang sia-sia jika aplikasi yang digunakan tidak terlalu mendukung untuk proses pembelajaran. Maka dari itu MTs Muhammadiyah Ereng-Ereng memilih menggunakan e-class.id sebagai wadah dalam proses pembelajaran karena aplikasi ini memiliki banyak keunggulan termasuk fasilitas Video Conference dimana guru dan siswa tetap bisa melakukan proses belajar mengajar secara tatap muka meskipun berada di rumah masing-masing.

Di samping itu, e-class.id juga memiliki banyak keunggulan lain termasuk untuk soal evaluasi yang disediakan tidak hanya pilihan ganda namun guru juga bisa membuat soal dalam bentuk lain termasuk soal essay yang bisa langsung diperiksa/diberi skor oleh guru setelah siswa mengerjakan soalnya dan hasilnya pun akan langsung tampil pada akun masing-masing siswa dilengkapi penjelasan guru mengenai soal yang telah dikerjakan siswa tersebut.

Baca Selengkapnya

Pendidikan

SD Negeri 35 Lannying Bantaeng Manfaatkan Android dan LKS Agar Peserta Didik Tetap Bisa Belajar di Rumah

Diterbitkan

pada

Oleh

Bagikan:

BERITAONLINE.ID – Ditengah pandemi Virus Corona atau Covid-19 tentunya berdampak terhadap aktivitas masyarakat salah satunya proses Belajar dan mengajar di sekolah dan untuk mencegah penyebaran virus covid-19 maka untuk sementara waktu tidak ada aktivitas belajar di sekolah dan peserta didik diharapkan untuk belajar di rumah.

Hal ini tentunya menjadi kendala bagi para tenaga pendidik untuk bisa memantau peserta didik, mengingat jarak dan banyaknya peserta didik yang harus tetap dipantau tentang aktivitas belajar mereka di rumah masing-masing.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh SD Negeri 35 Lannying Kabupaten Bantaeng untuk membuat peserta didik tetap belajar adalah dengan menggunakan LKS dan dipantau melalui jejaring sosial seperti WA dengan mengirimkan hasil kerja mereka melalui media sosial tersebut.

Hal lain yang diterapkan oleh guru SD Negeri 35 Lannying  adalah pembelajaran yang berbasis online, seperti mengerjakan soal online yang dibuat melalui google formulir dan Quizizz. Dengan metode ini peserta didik tetap dapat belajar dan bisa dipantau hasil kerja mereka lewat online.

Hasilnya peserta didik sangat antusias untuk belajar sekalipun proses pembelajaran harus dilakukanAdn di rumah.

Gambar. Hasil kerja Peserta didik SD Negeri 35 Lannying secara Online

 

 

Baca Selengkapnya

Nasional

Surat Edaran Mendikbud Tentang Pembatalan UN Tahun 2020 & Ketentuan Pembelajaran Jarak Jauh

Diterbitkan

pada

Bagikan:

BERITAONLINE.ID – Sehubungan dengan munculnya wabah penyakit yang diberi nama Virus Corona (Covid-19) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengambil langkah cepat untuk menyikapi keadaaan Indonesia yang sedang dilanda wabah virus corona ini dengan mengeluarkan Surat Edaran Mendikbud No. 4 Tahun 2020 tentang Pembatalan Ujian Nasional Tahun 2020.

Selain pembatalan UN tahun 2020, pada surat edaran tersebut juga telah dijelaskan mengenai Ujian Sekolah, Penerimaan Peseta Didik Baru dan mengenai proses pembelajaran yang harus dilakukan secara jarak jauh (Online) atau dengan metode lain namun tetap harus di rumah masing-masing.

Keputusan ini harus diambil Mendikbud untuk menyelamatkan para siswa dan guru di berbagai sekolah di seluruh Indonesia yang jumlahnya sampai jutaan orang. Jika hal ini tidak dilakukan maka virus mematikan yang menular dari manusia satu ke manusia lain ini akan semakin meluas dengan begitu cepat.

Kebijakan baru Mendikbud ini diapresiasi oleh berbagai kalangan. Masyarakat menilai hal yang dilakukan oleh Mendikbud ini sangatlah tepat.

Silahkan klik link di bawah untuk menampilkan Surat Edaran Mendikbud No. 4 Tahun 2020 tersebut.

 

DOWNLOAD SURAT EDARAN MENDIKBUD

Baca Selengkapnya

Berita Viral

Berita Nasional

Pendidikan

Trending